Ponding-Ponding, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T.M.T.,AIFO membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Penerapan Budidaya Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) dan Gerakan Tanam Padi Sistem PM-AAS untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah beserta jajaran, kepala perangkat daerah terkait, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Utara, unsur Forkopimcam Tinangkung Utara, para penyuluh pertanian, kepala desa se-Kecamatan Tinangkung Utara, pengurus kelompok tani padi sawah, serta para peserta.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Menurutnya, pertanian tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati mengatakan, perkembangan teknologi dan tantangan perubahan iklim menuntut adanya transformasi dalam sistem budidaya pertanian. Karena itu, penerapan Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) dinilai menjadi langkah penting untuk mewujudkan pertanian yang lebih modern, efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa penerapan PM-AAS pada budidaya padi irigasi diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan sumber daya air, meningkatkan efisiensi penggunaan benih, pupuk, serta pestisida, sekaligus memperkuat penerapan teknologi budidaya yang tepat. Upaya tersebut diyakini akan berdampak pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani.

“Pada akhirnya, seluruh upaya ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa gerakan tanam padi dengan sistem PM-AAS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju. Keberhasilan program tersebut, kata dia, membutuhkan sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, akademisi, dunia usaha, dan para petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian.

Ia mengajak seluruh petani untuk terbuka terhadap inovasi dan terus meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam menerapkan teknologi budidaya modern. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan penyuluhan, pembangunan infrastruktur pertanian, serta berbagai program yang berpihak kepada petani.

Bupati berharap kegiatan sosialisasi tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan langkah-langkah nyata dalam mempercepat penerapan teknologi pertanian modern di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal memperkuat semangat bekerja, berinovasi, dan bergotong royong dalam membangun sektor pertanian yang tangguh, maju, dan berdaya saing.

Ia optimistis kerja sama yang kuat akan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui rapat finalisasi kepanitiaan yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Harli A. Masenge, S.Pd., M.Si., di Aula Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis, (6/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Asisten III Setda Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun, S.H., M.A.P.H., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur panitia pelaksana.

Dalam sambutannya, Harli A. Masenge menegaskan bahwa rapat difokuskan pada finalisasi struktur kepanitiaan sekaligus penyempurnaan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam peringatan HUT RI tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa struktur kepanitiaan mengalami penyederhanaan dari sebelumnya 12 seksi menjadi sembilan seksi agar pelaksanaan kegiatan lebih efektif dan efisien. Adapun seksi yang ditetapkan meliputi upacara, acara, publikasi dan dokumentasi, konsumsi, perlengkapan, kesehatan, keamanan, kebersihan, serta seksi lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan.

“Masih dimungkinkan adanya penambahan atau penyempurnaan kegiatan sesuai hasil kesepakatan bersama. Yang terpenting, seluruh panitia yang telah ditetapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga disepakati sejumlah kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, di antaranya Festival Anak serta lomba gerak jalan yang akan melibatkan peserta dari jenjang SD, SMP, SMA hingga kategori umum.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey yang turut memberikan arahan mengajak seluruh panitia bekerja maksimal mengingat waktu persiapan yang tersisa sekitar 11 hari menjelang peringatan 17 Agustus.

Menurutnya, seluruh susunan panitia yang telah ditetapkan harus segera bergerak sesuai tugas masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Perayaan Hari Kemerdekaan hanya berlangsung setahun sekali dan merupakan momentum yang sangat sakral. Saya mengajak seluruh panitia tetap optimistis, saling bekerja sama, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi suksesnya pelaksanaan HUT ke-81 Republik Indonesia,” kata Serfi Kambey.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan gerak jalan wajib dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memeriahkan peringatan kemerdekaan serta melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

Pada kesempatan yang sama, Asisten III Setda Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa seluruh OPD harus memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan yang telah disepakati, terutama pelaksanaan lomba-lomba dan gerak jalan yang selama ini menjadi agenda yang dinantikan masyarakat.

“Gerak jalan harus tetap dilaksanakan karena menjadi salah satu kegiatan yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Semua OPD diharapkan terlibat aktif sehingga pelaksanaan HUT RI tahun ini berlangsung lebih meriah,” ujarnya.

Mengakhiri rapat, Wakil Bupati bersama seluruh peserta menyepakati pentingnya memperkuat koordinasi, kerja sama, dan tanggung jawab masing-masing seksi kepanitiaan.

Seluruh pihak diharapkan dapat bekerja secara maksimal demi menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id– Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong penguatan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang implementasi kas non tunai dan penyaluran anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ke seluruh puskesmas di Kabupaten Banggai Kepulauan, yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Mandiri dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan mengenai layanan Mandiri Payroll, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan, turut hadir Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Cabang Bank Mandiri Cabang Salakan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan keuangan BLUD di lingkungan puskesmas.

Melalui implementasi sistem kas non tunai, proses penyaluran anggaran BLUD diharapkan menjadi lebih cepat, aman, efisien, dan mudah dipantau. Sementara itu, layanan Mandiri Payroll akan mempermudah pengelolaan pembayaran gaji maupun hak-hak pegawai secara elektronik melalui sistem perbankan yang terintegrasi.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa digitalisasi tata kelola keuangan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi perbankan akan memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, sekaligus mendukung percepatan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Cabang Bank Mandiri Cabang Salakan Adrianto Padeatu menyatakan komitmennya untuk mendukung program digitalisasi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui penyediaan layanan perbankan yang aman, modern, dan mudah diakses.

“Bank Mandiri juga siap memberikan pendampingan dalam implementasi sistem agar dapat berjalan secara optimal,” ujar Adrianto Padeatu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan dr. James H.D. Pinontoan berharap kerja sama tersebut mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan BLUD di seluruh puskesmas, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin berkualitas dan berkesinambungan.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang modern, efisien, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Kerja (Raker) Pengurus KONI Kabupaten Banggai Kepulauan Periode 2025–2029 di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (5/8/2026).

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Banggai Kepulauan Moh. Aris Susanto serta dihadiri jajaran pengurus KONI. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Ketua KONI Banggai Kepulauan menegaskan bahwa seluruh pengurus harus tetap menjaga semangat, kekompakan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam membangun organisasi olahraga.

Menurutnya, berbagai dinamika yang terjadi dalam proses pembentukan kepengurusan hingga pelantikan tidak boleh menjadi penghalang untuk memajukan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan. Sebaliknya, hal tersebut harus menjadi pembelajaran agar organisasi semakin solid dan mampu bekerja secara profesional.

“Kita mengurus olahraga, sehingga jiwa sportivitas harus selalu menjadi landasan dalam setiap langkah organisasi. Mari kita tinggalkan berbagai perbedaan dan fokus membangun prestasi olahraga daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KONI juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami keterbatasan menuntut seluruh cabang olahraga untuk menyusun program secara efektif, efisien, dan terukur.

Oleh karena itu, setiap cabang olahraga diminta melakukan pemetaan potensi atlet berdasarkan hasil evaluasi prestasi sehingga pemberangkatan kontingen menuju Porprov benar-benar diprioritaskan kepada atlet yang memiliki peluang besar meraih medali.

Selain membahas persiapan Porprov, rapat kerja juga membahas penyusunan program kerja KONI periode 2025–2029, penguatan koordinasi antar bidang, peningkatan pembinaan atlet, serta strategi peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Ketua KONI berharap seluruh pengurus dan cabang olahraga terus menjaga sinergi serta memperkuat komunikasi agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Melalui rapat kerja ini, KONI Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berdaya saing yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi maupun kompetisi olahraga di tingkat yang lebih tinggi. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi melepas kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan yang akan mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, para kepala perangkat daerah, pembina, pendamping, orang tua peserta, serta seluruh anggota kontingen.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih menjadi bagian dari kontingen daerah. Menurutnya, kesempatan mengikuti Jambore Nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi merupakan wahana pembinaan karakter, kepemimpinan, persaudaraan, serta penguatan semangat kebangsaan bagi generasi muda Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta akan bertemu dengan Pramuka dari seluruh provinsi di Indonesia untuk saling belajar, berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta mempererat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadilah Pramuka yang disiplin, mandiri, santun, bertanggung jawab, serta mampu menunjukkan bahwa Pramuka Banggai Kepulauan memiliki karakter yang kuat, berprestasi, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” pesan Serfi.

Serfi Kambey juga mengingatkan bahwa seluruh peserta membawa nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan. Oleh karena itu, mereka diminta untuk selalu menjaga sikap, etika, dan perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bekal dalam memperkuat persatuan dan kebhinekaan.

Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan, para pembina, pelatih, pendamping, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen hingga siap diberangkatkan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, dan kepercayaan kepada putra-putrinya untuk mengikuti Jambore Nasional.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung pembinaan Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, cinta tanah air, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Ketua Kwartir Cabang mendoakan agar seluruh peserta diberikan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan maupun selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta.

“Berangkatlah dengan semangat, pulanglah dengan membawa ilmu, pengalaman, persahabatan, serta prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, memimpin rapat persiapan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (04/08/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri, anggota DPRD, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan, Pabung Kodim 1308/LB, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Danramil, Kapolsek, serta kepala desa dari wilayah yang akan melaksanakan Pilkades.

Dalam arahannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan baik, aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pilkades Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 akan dilaksanakan di 29 desa yang tersebar pada 10 kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Oleh karena itu, Bupati menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat agar setiap tahapan dapat dilaksanakan secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilkades berpedoman pada Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 10 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak dan Bergelombang, yang telah disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Regulasi telah disiapkan sebagai pedoman pelaksanaan. Namun dalam implementasinya tentu akan ada berbagai dinamika di lapangan. Melalui rapat ini kita dapat berdiskusi, mengidentifikasi potensi kendala, serta mencari solusi agar seluruh tahapan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh panitia dan unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi netralitas demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas di tingkat desa.

Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk terus aktif melakukan sosialisasi, memberikan pendampingan, serta menyiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan teknis pada setiap tahapan pelaksanaan Pilkades.

“Dinas PMD harus terus memberikan informasi kepada masyarakat, mengantisipasi berbagai potensi kendala sejak dini, serta melakukan mitigasi agar seluruh tahapan Pilkades di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pelaksanaan Pilkades Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 dapat berlangsung secara demokratis, transparan, kondusif, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat dan daerah. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memulai pembangunan ruang Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Trikora Salakan melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Serfi Kambey, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman RSUD Trikora Salakan itu dihadiri Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan, serta jajaran tenaga kesehatan dan staf rumah sakit.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fasilitas Cathlab yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menegaskan bahwa pembangunan ruang Cathlab merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada fasilitas kesehatan di luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Menurut Serfi, kehadiran fasilitas Cathlab nantinya akan mempercepat proses diagnosis dan tindakan medis bagi pasien dengan gangguan jantung maupun pembuluh darah, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan RSUD Trikora sebagai rumah sakit rujukan di Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan Demiyanus Soolani, SKM., M.Kes menyampaikan bahwa pembangunan ruang Cathlab menjadi langkah strategis dalam pengembangan layanan rumah sakit. Selain menghadirkan sarana yang lebih modern, pembangunan tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung sederhana namun penuh makna. Wakil Bupati bersama Pj. Direktur RSUD Trikora melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pembangunan ruang Cathlab dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Laporan harga harian sembako di pasar Salakan pada 3 Agustus 2026.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (undefined – 03_08_2026)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Yudisium Dokter Internship RSUD Trikora Salakan, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Pj. Direktur RSUD Trikora Salakan beserta jajaran, kepala perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta para peserta Program Internship Dokter Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Program Internship Dokter Indonesia yang telah menyelesaikan masa pengabdian dan pembelajaran di RSUD Trikora Salakan. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan program tersebut merupakan capaian penting sekaligus awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan masa internship dengan baik. Semoga pengalaman selama bertugas di Banggai Kepulauan menjadi bekal berharga dalam menjalankan profesi sebagai dokter,” ujar Serfi Kambey.

Ia menegaskan, program internship merupakan tahapan strategis dalam membentuk dokter yang tidak hanya memiliki kemampuan klinis, tetapi juga kepekaan sosial, etika profesi, kemampuan berkomunikasi, serta semangat melayani masyarakat. Pengalaman bertugas di daerah kepulauan, kata dia, akan memperkaya pemahaman para dokter terhadap tantangan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen RSUD Trikora Salakan beserta seluruh dokter pembimbing yang telah memberikan pendampingan selama pelaksanaan program. Menurutnya, sinergi antara rumah sakit dan institusi pendidikan harus terus diperkuat guna melahirkan tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, serta perluasan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ia menilai pembangunan sektor kesehatan hanya dapat berhasil melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, hingga masyarakat.

Kepada para dokter yang mengikuti yudisium, Wakil Bupati berpesan agar senantiasa memegang teguh sumpah profesi, menjunjung tinggi etika kedokteran, terus meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan terbaik dengan empati, integritas, dan profesionalisme.

“Jadikan momentum yudisium ini sebagai awal pengabdian yang lebih luas. Berikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat di mana pun saudara bertugas,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap para dokter yang telah menyelesaikan program internship mampu menjadi tenaga medis yang profesional serta berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung pembangunan sektor kesehatan di Indonesia. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, S.E., M.E menegaskan pentingnya peningkatan disiplin aparatur sipil negara (ASN), percepatan penataan aset daerah, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (3/8/2026).

Apel tersebut diikuti oleh para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam arahannya, Muh. Aris Susanto menyampaikan bahwa Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan melakukan pencatatan terhadap tingkat kehadiran ASN pada apel pagi. Menurutnya, ASN yang tidak mengikuti apel sebanyak dua kali akan mendapat teguran dari pimpinan perangkat daerah, sedangkan yang tidak hadir lebih dari dua kali akan diberikan teguran langsung oleh pimpinan daerah.

“Kami berharap tidak ada ASN yang sampai mendapatkan teguran. Jika berhalangan hadir, segera sampaikan kepada atasan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Aris.

Selain menekankan disiplin, Sekda juga menyampaikan hasil pertemuan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, serta Kantor Pertanahan.

Dalam pertemuan tersebut, KPK memberikan perhatian serius terhadap penataan aset milik pemerintah daerah. Seluruh aset, kata Aris, harus berada pada OPD yang berwenang. Aset tidak boleh dibawa ketika pejabat berpindah tugas, melainkan wajib diserahkan kepada pejabat pengganti.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan aset masih menjadi salah satu catatan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk aset yang dikuasai pihak lain atau masih dibawa oleh pejabat yang telah mutasi.

“Apabila masih ada aset pemerintah yang dikuasai dan bukan menjadi kewenangan perangkat daerah saat ini, segera dikembalikan kepada OPD yang bersangkutan,” tegasnya.

Perhatian lainnya adalah masih adanya sekitar 600 bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang belum memiliki sertifikat. Berdasarkan arahan KPK bersama Kementerian ATR/BPN, seluruh aset tanah pemerintah daerah ditargetkan telah tersertifikasi paling lambat 31 Desember 2026.

Untuk itu, Sekda meminta seluruh OPD segera melaporkan aset tanah yang belum bersertifikat kepada BPKAD agar dapat diusulkan kepada Kantor ATR/BPN untuk proses sertifikasi.

Ia menjelaskan, apabila aset belum memiliki dokumen administrasi seperti surat hibah karena sulit ditelusuri, pemerintah daerah tetap dapat mengusulkan sertifikasi melalui surat keterangan yang ditandatangani Sekretaris Daerah. Kondisi tersebut banyak ditemukan pada aset berupa lahan sekolah yang telah lama dihibahkan masyarakat tanpa dokumen tertulis.

Selain persoalan aset, Aris juga menyampaikan atensi KPK terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Ia meminta seluruh pimpinan OPD menggali potensi pendapatan di masing-masing sektor sekaligus memastikan tidak terjadi kebocoran penerimaan daerah.

“PAD harus terus ditingkatkan, terlebih di tengah kebijakan pengurangan transfer ke daerah. Jangan sampai ada penerimaan daerah yang tertahan di tangan oknum atau dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok,” katanya.

Pada kesempatan itu, Sekda juga mengimbau seluruh ASN untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, partisipasi ASN sangat penting untuk meningkatkan capaian program pemeriksaan kesehatan gratis di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Apel pagi tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memperkuat disiplin aparatur, mempercepat penataan aset daerah, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta mengoptimalkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)