Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Kegiatan Seminar Eksekutif dan Sosialisasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 5 Pilar yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas P3AP2KB, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menegaskan bahwa pembangunan kependudukan tidak semata-mata berbicara mengenai jumlah penduduk, melainkan lebih jauh menyangkut pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, kependudukan berkaitan dengan bagaimana anak-anak memperoleh pendidikan yang layak, mendapatkan pelayanan kesehatan, memiliki kesempatan kerja, serta tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Pembangunan kependudukan harus kita pikirkan dan rencanakan dari sekarang. Jangan menunggu masalah datang, baru kita bertindak. Kita harus mampu melihat kondisi penduduk hari ini dan merencanakan seperti apa kualitas penduduk kita 10, 20, bahkan 30 tahun ke depan,” ungkapnya.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) menjadi salah satu pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun arah dan strategi pembangunan kependudukan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan generasi muda melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).
Menurutnya, anak-anak yang saat ini berada di bangku sekolah merupakan generasi yang akan menentukan wajah dan masa depan Kabupaten Banggai Kepulauan.
“Saya berharap Sekolah Siaga Kependudukan bukan hanya menjadi sebuah program dengan nama dan kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi sebuah gerakan di lingkungan sekolah,” tegasnya.
Melalui SSK, diharapkan para pelajar dapat memperoleh pemahaman sejak dini mengenai pentingnya perencanaan masa depan, menjaga kesehatan, membangun keluarga yang berkualitas, menghindari pernikahan usia anak, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang produktif dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Wakil Bupati menambahkan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk mempelajari ilmu pengetahuan seperti matematika, bahasa, dan berbagai mata pelajaran lainnya, tetapi juga harus menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak dalam mempersiapkan kehidupan dan masa depan mereka.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan pembangunan kependudukan. Pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat, menurutnya, harus bergerak bersama karena pembangunan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi atas dilaksanakannya penandatanganan MoU Sekolah Siaga Kependudukan pada kegiatan tersebut.
“Saya berharap MoU ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, tetapi menjadi sebuah komitmen untuk bekerja bersama. Setelah penandatanganan hari ini harus ada tindak lanjut, kegiatan, pembinaan, perubahan, dan yang paling penting adalah manfaat yang benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita,” ujarnya.
Wakil Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pembangunan kualitas penduduk sebagai perhatian bersama, karena penduduk yang berkualitas merupakan kunci utama bagi masa depan dan kemajuan daerah.
“Kalau penduduk kita berkualitas, daerah kita akan maju. Kalau anak-anak kita sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki perencanaan hidup yang baik, maka sesungguhnya kita sedang mempersiapkan masa depan daerah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa membangun kependudukan pada hakikatnya adalah membangun masa depan. Karena itu, upaya tersebut harus dimulai dari keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, hingga dari diri masing-masing.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan Seminar Eksekutif dan Sosialisasi GDPK 5 Pilar serta Penandatanganan MoU Sekolah Siaga Kependudukan.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi langkah nyata dan berkelanjutan dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas serta Kabupaten Banggai Kepulauan yang semakin maju. (Decky-KOMINFO)















