Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya pada sektor pemberdayaan masyarakat, pelayanan kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady bersama Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Maliki, ST, MSIE, Ph.D., yang berlangsung di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait berbagai program prioritas yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di daerah.

Dalam audiensi tersebut, pembahasan difokuskan pada program prioritas dalam pemberdayaan masyarakat, pemenuhan pelayanan kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan infrastruktur, tetapi juga harus memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan dasar yang memadai serta memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi.

“Pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan. Karena itu, diperlukan sinergi dan dukungan lintas sektor agar program yang dirancang dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat,” ujar Bupati.

Menurutnya, karakteristik geografis Banggai Kepulauan sebagai wilayah kepulauan membutuhkan pendekatan pembangunan yang adaptif, terutama dalam memastikan pemerataan akses pelayanan dasar bagi masyarakat yang berada di wilayah-wilayah kepulauan.

Melalui koordinasi bersama Bappenas, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap berbagai kebutuhan prioritas daerah dapat memperoleh perhatian dalam perencanaan pembangunan nasional, sekaligus membuka ruang penguatan dukungan terhadap program-program strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dengan kementerian/lembaga terkait, sehingga berbagai program prioritas dapat direncanakan secara lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta , BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melaksanakan audiensi dan koordinasi bersama Direktur Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Direktur Air Minum tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat, khususnya terkait penyediaan dan peningkatan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bagi masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Rusli Moidady menyampaikan sejumlah usulan sekaligus tindak lanjut terkait program dan kegiatan SPAM di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pembahasan secara khusus mencakup kebutuhan serta pengembangan SPAM di Kecamatan Bulagi, Bulagi Utara, Bulagi Selatan, serta Desa Lumbi-Lumbia.

Bupati menekankan bahwa ketersediaan air minum yang layak dan memadai merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus menjadi perhatian bersama. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong adanya dukungan dan sinergi dengan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur air minum dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan usulan pembangunan dan peningkatan SPAM di Banggai Kepulauan dapat ditindaklanjuti secara optimal, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses air minum yang layak dapat semakin terpenuhi,” ujar Bupati Rusli Moidady.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan usulan yang telah disampaikan sebelumnya sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus diperkuat dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur dasar di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rusli Moidady diterima oleh Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Sugeng Paryanto, bersama jajaran tim.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan pelayanan dasar, termasuk akses terhadap air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Liang, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak menganggap remeh aturan kepegawaian. Pesan itu mengemuka dalam Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dan Layanan Kepegawaian yang digelar di Kecamatan Liang, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan berlangsung di BPU Kecamatan Liang dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Camat Liang, serta jajaran BKPSDM.

Sejumlah pejabat teknis juga hadir, antara lain Kepala Bidang Pengembangan dan Disiplin serta Kepala Bidang Pengadaan dan Pensiun. Kepala Bidang Mutasi dan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) diwakili. Sosialisasi turut diikuti staf BKPSDM dan para peserta dari lingkungan pemerintahan Kecamatan Liang.

Sosialisasi ini menjadi ruang untuk memperjelas berbagai ketentuan yang mengatur aparatur, sekaligus memberikan pemahaman mengenai layanan administrasi kepegawaian. Pemerintah daerah menilai pemahaman terhadap regulasi penting agar ASN tidak keliru dalam menjalankan tugas maupun mengurus hak-hak kepegawaiannya.

Aspek disiplin menjadi salah satu perhatian penting. ASN dituntut memahami kewajiban, larangan, serta konsekuensi apabila melanggar ketentuan yang berlaku.

Selain membahas regulasi, kegiatan tersebut juga memberikan informasi mengenai layanan kepegawaian, termasuk proses administrasi yang berkaitan dengan pengadaan, mutasi, pengembangan karier, hingga persiapan pensiun.

Kehadiran pejabat teknis BKPSDM dalam kegiatan itu menunjukkan bahwa sosialisasi tidak hanya diarahkan sebagai forum penyampaian aturan, tetapi juga sebagai sarana mendekatkan layanan kepegawaian kepada aparatur di tingkat kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap kegiatan serupa dapat memperkuat pemahaman ASN terhadap aturan sekaligus mendorong pelayanan administrasi kepegawaian yang lebih tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.

Bagi pemerintah daerah, kepatuhan terhadap regulasi bukan sekadar urusan administratif. Disiplin aparatur menjadi salah satu fondasi untuk memastikan pelayanan publik berjalan efektif dan profesional. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Penguatan itu dilakukan melalui kegiatan Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi tenaga kesehatan Puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sidapore. Forum ini menjadi ruang bagi tenaga kesehatan untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas dalam pengelolaan serta pelayanan kesehatan berbasis Posyandu, Kamis (3/8/2026).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, serta para peserta kegiatan yang merupakan tenaga kesehatan Puskesmas.

Pembinaan tersebut dinilai penting karena Posyandu tidak lagi hanya diposisikan sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih luas. Karena itu, kualitas tenaga kesehatan dan tata kelola pelayanan di tingkat Puskesmas menjadi salah satu kunci agar layanan Posyandu berjalan efektif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menekankan pentingnya tenaga kesehatan memahami tugas dan fungsi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembinaan, tetapi diterapkan dalam pelayanan di lapangan.

“Posyandu merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, tenaga kesehatan harus mampu memberikan pendampingan dan pelayanan yang berkualitas, terutama kepada masyarakat di wilayah kerja masing-masing,” ujar Sekda.

Sementara itu, keterlibatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dalam kegiatan tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Pembinaan juga menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman tenaga kesehatan Puskesmas mengenai pelaksanaan pelayanan Posyandu. Dengan koordinasi yang lebih baik, pelayanan di tingkat desa diharapkan semakin terarah dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap penguatan kapasitas tenaga kesehatan dapat berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pelayanan Posyandu. Pemerintah juga mendorong agar tenaga kesehatan menjadikan Posyandu sebagai ruang pelayanan yang aktif, dekat dengan masyarakat, dan mampu mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan warga.

Dengan pembinaan tersebut, Posyandu diharapkan tidak sekadar menjadi tempat kegiatan rutin, tetapi menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mendeteksi dan menangani persoalan kesehatan masyarakat sejak tingkat paling bawah. (Roy-KOMINFO)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kegiatan finalisasi kesepakatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pariwisata dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Paisu Batango, Desa Lukpanenteng.

Perjanjian kerja sama tersebut membahas pengelolaan dan pemungutan retribusi masuk kawasan wisata Danau PaisuPok, yang telah resmi diluncurkan pada 1 September 2026.

Penerapan retribusi wisata tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Finalisasi kesepakatan PKS ini menjadi langkah penting dalam memastikan pengelolaan objek wisata Danau PaisuPok dapat berjalan secara tertib, profesional, transparan, serta memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Melalui kerja sama antara Pemerintah Daerah dan BUMDes Paisu Batango, diharapkan pengelolaan potensi wisata daerah dapat semakin berkembang sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat desa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Pariwisata, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Bagian Hukum, Camat, pihak Bank BPD, Pemerintah Desa Lukpanenteng, serta tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak yang terlibat menyatukan pemahaman dan komitmen terkait mekanisme pelaksanaan kerja sama, khususnya dalam pengelolaan retribusi masuk kawasan wisata Danau PaisuPok.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap, sinergi yang dibangun melalui Perjanjian Kerja Sama ini dapat menjadi contoh pengelolaan destinasi wisata berbasis kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat.

Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, Danau PaisuPok diharapkan semakin berkembang sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Banggai Kepulauan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Banggai Laut, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menghadiri kegiatan silaturahmi dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Banggai Laut, Kabupaten Banggai Laut, Rabu (02/09/2026).

Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan sinergi antara Pemerintah Daerah, Kejaksaan, unsur Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, penegakan hukum, dan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Banggai Laut, Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut, Kapolres Banggai Laut, Ketua DPRD Kabupaten Banggai Laut, Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banggai Kepulauan, serta Kepala Bappeda Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam suasana penuh keakraban, peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antara Kejaksaan dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait.

Melalui momentum tersebut, Wakil Bupati Serfi Kambey bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi atas peran Kejaksaan Republik Indonesia dalam menjalankan tugas dan fungsinya, khususnya dalam penegakan hukum serta pengawalan pembangunan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan berkeadilan. (Decky-KOMINFO)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kegiatan fasilitasi perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lukpanenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mendorong pengembangan potensi ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan BUMDes bukan sekadar proses pembuatan maupun penandatanganan dokumen, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang baik, perencanaan yang matang serta komitmen bersama agar potensi tersebut dapat memberikan hasil yang optimal.

“Saya melihat kegiatan ini sebagai sesuatu yang sangat positif. Kerja sama ini bukan hanya soal menandatangani sebuah dokumen, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kerja sama ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi desa dan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Serfi Kambey berharap BUMDes Lukpanenteng dapat terus berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat di desa.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan dalam pelaksanaan kerja sama. Pengelolaan setiap program dan kegiatan harus dilakukan secara terbuka, jelas, profesional serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Wakil Bupati mengingatkan agar seluruh pihak senantiasa membangun komunikasi dan koordinasi yang baik. Pemerintah desa, pengurus dan pengelola BUMDes serta perangkat daerah terkait diharapkan dapat saling mendukung dalam menyukseskan kerja sama tersebut.

“Apabila terdapat persoalan di lapangan, jangan dibiarkan berlarut-larut. Mari kita komunikasikan bersama dan mencari solusi terbaik demi kelancaran pelaksanaan kerja sama ini,” katanya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap perjanjian kerja sama yang difasilitasi tersebut tidak berhenti hanya pada kegiatan seremonial dan penandatanganan semata. Namun, harus diikuti dengan langkah-langkah nyata serta tindak lanjut yang jelas sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap BUMDes Lukpanenteng dapat semakin berkembang sebagai lembaga ekonomi desa yang profesional, mandiri dan produktif dalam mengelola berbagai potensi yang dimiliki Desa Lukpanenteng.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan perangkat daerah terkait, pimpinan Bank BPD Cabang Salakan, Camat Bulagi Utara, Kepala Desa Lukpanenteng, pengurus dan pengelola BUMDes Lukpanenteng serta pihak-pihak terkait lainnya.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi, kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan BUMDes Lukpanenteng diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun usaha desa yang lebih baik serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Desa Lukpanenteng. (Decky-KOMINFO)

Mansamat, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Aris Susanto melaksanakan kunjungan kerja di Puskesmas Mansamat, Rabu (02/09/2026).

Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada pukul 13.00 WITA tersebut bertujuan untuk melakukan peninjauan sekaligus memberikan perhatian terhadap kedisiplinan pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Serfi Kambey menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur sebagai salah satu faktor utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal. Kehadiran dan tanggung jawab pegawai di tempat kerja merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan maksimal.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh perangkat daerah dan fasilitas pelayanan masyarakat, termasuk pada sektor kesehatan.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Banggai Kepulauan serta Kepala Puskesmas Mansamat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Puskesmas Mansamat dapat semakin meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, demi memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, S.T., M.T., melaksanakan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), Selasa (1/9/2026).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Pertemuan Wakil Menteri Kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendorong peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia beserta jajaran.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan, sebagai langkah percepatan peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di RSUD maupun Puskesmas yang berada di wilayah terpencil dan kepulauan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyampaikan kebutuhan terkait pemerataan tenaga kesehatan, khususnya strategi pemenuhan dokter spesialis dan tenaga medis strategis guna meningkatkan akses serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Poin penting lainnya dalam audiensi tersebut adalah pembahasan mengenai dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan, dalam rangka menyinkronkan program prioritas nasional dengan kebutuhan pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.

Turut mendampingi Bupati Banggai Kepulauan dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. James Hendrik D. Pinontoan, serta Plt. Direktur RSUD Trikora, Demiyanus Soolani, S.KM., M.Kes.

Sementara dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, audiensi dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), bersama tim.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan masyarakat Banggai Kepulauan yang sehat dan sejahtera. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT dalam audiensi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P (K), yang berlangsung di Ruang Pertemuan Wakil Menteri Kesehatan, Selasa (1/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan dan prioritas pembangunan sektor kesehatan, sekaligus membangun sinergi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.
Pertama, pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan kebutuhan akselerasi peningkatan sarana, prasarana, fasilitas serta alat kesehatan, baik di Rumah Sakit Daerah maupun Puskesmas, terutama fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di wilayah terpencil dan kepulauan.

Kondisi geografis Banggai Kepulauan yang terdiri atas wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau masyarakat. Karena itu, penguatan fasilitas kesehatan dinilai penting untuk memastikan masyarakat di seluruh wilayah memperoleh pelayanan yang memadai.

Kedua, pemerataan tenaga kesehatan. Pemenuhan dan pemerataan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis serta tenaga medis strategis, turut menjadi perhatian utama.

Pemerintah daerah mendorong adanya strategi dan dukungan pemerintah pusat agar kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah kepulauan dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.

Ketersediaan tenaga kesehatan yang memadai diharapkan mampu memperkuat pelayanan sekaligus mengurangi kesenjangan akses kesehatan antara wilayah perkotaan dan daerah kepulauan maupun terpencil.

Ketiga, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga mendorong penguatan dukungan DAK melalui sinkronisasi program daerah dengan program prioritas nasional di bidang kesehatan.

Sinkronisasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang dukungan yang lebih optimal bagi percepatan pembangunan dan peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Banggai Kepulauan, sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik wilayah.

Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat dengan Kementerian Kesehatan, sehingga berbagai kebutuhan strategis di bidang kesehatan dapat memperoleh perhatian dan dukungan pemerintah pusat.

Audiensi turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan dr. James Hendrik D. Pinontoan dan Plt. Direktur RSD Trikora Demiyanus Soolani, SKM, M.Kes, bersama tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus membangun sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin merata, berkualitas, dan mampu menjangkau seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di pulau-pulau terluar dan wilayah terpencil. (IKP-KOMINFO)